Download Games dan software Gratis Zulmi's Blog Download Games dan software Gratis

Jumat, 31 Juli 2009

7 OSI LAYER

OSI (Open System Interconnection)

Model OSI adalah suatu dekripsi abstrak mengenai desain lapisan-lapisan komunikasi dan protokol jaringan komputer yang dikembangkan sebagai bagian dari inisiatif Open Systems Interconnection (OSI). Model ini disebut juga dengan model “Tujuh lapisan OSI” (OSI seven layer model).

Ketujuh lapisan dalam model ini adalah:

Lapisan fisik (physical layer)

Physical Layer berfungsi dalam pengiriman raw bit ke channel komunikasi. Masalah desain yang harus diperhatikan disini adalah memastikan bahwa bila satu sisi mengirim data 1 bit, data tersebut harus diterima oleh sisi lainnya sebagai 1 bit pula, dan bukan 0 bit. Pertanyaan yang timbul dalam hal ini adalah : berapa volt yang perlu digunakan untuk menyatakan nilai 1? dan berapa volt pula yang diperlukan untuk angka 0?. Diperlukan berapa mikrosekon suatu bit akan habis? Apakah transmisi dapat diproses secara simultan pada kedua arahnya? Berapa jumlah pin yang dimiliki jaringan dan apa kegunaan masing-masing pin? Secara umum masalah-masalah desain yang ditemukan di sini berhubungan secara mekanik, elektrik dan interface prosedural, dan media fisik yang berada di bawah physical layer.

Contoh dari physical layer :

HUB


Network components:

* Repeater

* Multiplexer

* Hubs(Passive and Active)

* TDR

* Oscilloscope

* Amplifier

Protocols:

* IEEE 802 (Ethernet standard)

* IEEE 802.2 (Ethernet standard)

* ISO 2110

* ISDN

Lapisan koneksi data (data link layer)

Tugas utama data link layer adalah sebagai fasilitas transmisi raw data dan mentransformasi data tersebut ke saluran yang bebas dari kesalahan transmisi. Sebelum diteruskan kenetwork layer, data link layer melaksanakan tugas ini dengan memungkinkan pengirim memecag-mecah data input menjadi sejumlah data frame (biasanya berjumlah ratusan atau ribuan byte). Kemudian data link layer mentransmisikan frame tersebut secara berurutan, dan memproses acknowledgement frame yang dikirim kembali oleh penerima. Karena physical layer menerima dan mengirim aliran bit tanpa mengindahkan arti atau arsitektur frame, maka tergantung pada data link layer-lah untuk membuat dan mengenali batas-batas frame itu. Hal ini bisa dilakukan dengan cara membubuhkan bit khusus ke awal dan akhir frame. Bila secara insidental pola-pola bit ini bisa ditemui pada data, maka diperlukan perhatian khusus untuk menyakinkan bahwa pola tersebut tidak secara salah dianggap sebagai batas-batas frame.

Contoh dari Data Link Layer :

NIC / LAN Card



Network components:

* Bridge

* Switch

* ISDN Router

* Intelligent Hub

* NIC

* Advanced Cable Tester

Protocols:

Media Access Control:

Communicates with the adapter card

Controls the type of media being used:

* 802.3 CSMA/CD (Ethernet)

* 802.4 Token Bus (ARCnet)

* 802.5 Token Ring

* 802.12 Demand Priority

Logical Link Control

* error correction and flow control

* manages link control and defines SAPs

Lapisan jaringan (network layer)

Network layer berfungsi untuk pengendalian operasi subnet. Masalah desain yang penting adalah bagaimana caranya menentukan route pengiriman paket dari sumber ke tujuannya. Route dapat didasarkan pada table statik yang “dihubungkan ke” network. Route juga dapat ditentukan pada saat awal percakapan misalnya session terminal. Terakhir, route dapat juga sangat dinamik, dapat berbeda bagi setiap paketnya. Oleh karena itu, route pengiriman sebuah paket tergantung beban jaringan saat itu.

Arti istilah Brouter dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut :

Suatu alat penghubung jaringan yang mengkombinasikan fungsi router dan bridge. Alat ini mengatur lewatnya data sesuai dengan protokol yang dipakai dan menjembatani semua lalu lintas data lain.

Contoh dari Network layer:

B-router



Network components:

* Brouter

* Router

* Frame Relay Device

* ATM Switch

* Advanced Cable Tester

Protocols:

* IP; ARP; RARP, ICMP; RIP; OSFP;

* IGMP;

* IPX

* NWLink

* NetBEUI

* OSI

* DDP

* DECnet

Lapisan transpor (transport layer)
Fungsi dasar transport layer adalah menerima data dari session layer, memecah data menjadi bagian-bagian yang lebih kecil bila perlu, meneruskan data ke network layer, dan menjamin bahwa semua potongan data tersebut bisa tiba di sisi lainnya dengan benar. Selain itu, semua hal tersebut harus dilaksanakan secara efisien, dan bertujuan dapat melindungi layer-layer bagian atas dari perubahan teknologi hardware yang tidak dapat dihindari.

Dalam keadaan normal, transport layer membuat koneksi jaringan yang berbeda bagi setiap koneksi transport yang diperlukan oleh session layer. Bila koneksi transport memerlukan throughput yang tinggi, maka transport layer dapat membuat koneksi jaringan yang banyak. Transport layer membagi-bagi pengiriman data ke sejumlah jaringan untuk meningkatkan throughput. Di lain pihak, bila pembuatan atau pemeliharaan koneksi jaringan cukup mahal, transport layer dapat menggabungkan beberapa koneksi transport ke koneksi jaringan yang sama. Hal tersebut dilakukan untuk membuat penggabungan ini tidak terlihat oleh session layer.

Transport layer juga menentukan jenis layanan untuk session layer, dan pada gilirannya jenis layanan bagi para pengguna jaringan. Jenis transport layer yang paling populer adalah saluran error-free point to point yang meneruskan pesan atau byte sesuai dengan urutan pengirimannya. Akan tetapi, terdapat pula jenis layanan transport lainnya. Layanan tersebut adalah transport pesan terisolasi yang tidak menjamin urutan pengiriman, dan membroadcast pesan-pesan ke sejumlah tujuan. Jenis layanan ditentukan pada saat koneksi dimulai.

Arti istilah Brouter dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut :

Suatu alat penghubung jaringan yang mengkombinasikan fungsi router dan bridge. Alat ini mengatur lewatnya data sesuai dengan protokol yang dipakai dan menjembatani semua lalu lintas data lain.

Contoh dari transport layer :

B-router

Network components:

* Gateway

* Advanced Cable Tester

* Brouter

Protocols:

* TCP, ARP, RARP;

* SPX

* NWLink

* NetBIOS / NetBEUI

* ATP

Lapisan sesi (session layer)

Session layer mengijinkan para pengguna untuk menetapkan session dengan pengguna lainnya. Sebuah session selain memungkinkan transport data biasa, seperti yang dilakukan oleh transport layer, juga menyediakan layanan yang istimewa untuk aplikasi-aplikasi tertentu. Sebuah session digunakan untuk memungkinkan seseorang pengguna log ke remote timesharing system atau untuk memindahkan file dari satu mesin kemesin lainnya.

Sebuah layanan session layer adalah untuk melaksanakan pengendalian dialog. Session dapat memungkinkan lalu lintas bergerak dalam bentuk dua arah pada suatu saat, atau hanya satu arah saja. Jika pada satu saat lalu lintas hanya satu arah saja (analog dengan rel kereta api tunggal), session layer membantu untuk menentukan giliran yang berhak menggunakan saluran pada suatu saat.

Layanan session di atas disebut manajemen token. Untuk sebagian protokol, adalah penting untuk memastikan bahwa kedua pihak yang bersangkutan tidak melakukan operasi pada saat yang sama. Untuk mengatur aktivitas ini, session layer menyediakan token-token yang dapat digilirkan. Hanya pihak yang memegang token yang diijinkan melakukan operasi kritis.

Layanan session lainnya adalah sinkronisasi. Ambil contoh yang dapat terjadi ketika mencoba transfer file yang berdurasi 2 jam dari mesin yang satu ke mesin lainnya dengan kemungkinan mempunyai selang waktu 1 jam antara dua crash yang dapat terjadi. Setelah masing-masing transfer dibatalkan, seluruh transfer mungkin perlu diulangi lagi dari awal, dan mungkin saja mengalami kegagalan lain. Untuk mengurangi kemungkinan terjadinya masalah ini, session layer dapat menyisipkan tanda tertentu ke aliran data. Karena itu bila terjadi crash, hanya data yang berada sesudah tanda tersebut yang akan ditransfer ulang.

Contoh dari Session layer:

Gateway

Network components:

* Gateway

Protocols:

* NetBIOS

* Names Pipes

* Mail Slots

* RPC

Lapisan presentasi (presentation layer)
Pressentation layer melakukan fungsi-fungsi tertentu yang diminta untuk menjamin penemuan sebuah penyelesaian umum bagi masalah tertentu. Pressentation Layer tidak mengijinkan pengguna untuk menyelesaikan sendiri suatu masalah. Tidak seperti layer-layer di bawahnya yang hanya melakukan pemindahan bit dari satu tempat ke tempat lainnya, presentation layer memperhatikan syntax dan semantik informasi yang dikirimkan.

Satu contoh layanan pressentation adalah encoding data. Kebanyakan pengguna tidak memindahkan string bit biner yang random. Para pengguna saling bertukar data sperti nama orang, tanggal, jumlah uang, dan tagihan. Item-item tersebut dinyatakan dalam bentuk string karakter, bilangan interger, bilangan floating point, struktur data yang dibentuk dari beberapa item yang lebih sederhana. Terdapat perbedaan antara satu komputer dengan komputer lainnya dalam memberi kode untuk menyatakan string karakter (misalnya, ASCII dan Unicode), integer (misalnya komplemen satu dan komplemen dua), dan sebagainya. Untuk memungkinkan dua buah komputer yang memiliki presentation yang berbeda untuk dapat berkomunikasi, struktur data yang akan dipertukarkan dapat dinyatakan dengan cara abstrak, sesuai dengan encoding standard yang akan digunakan “pada saluran”. Presentation layer mengatur data-struktur abstrak ini dan mengkonversi dari representation yang digunakan pada sebuah komputer menjadi representation standard jaringan, dan sebaliknya.

Contoh dari Pressentation layer:

Gateway

Network components:

* Gateway

* Redirector

Protocols:

* None

Lapisan aplikasi (application layer)

Application layer terdiri dari bermacam-macam protokol. Misalnya terdapat ratusan jenis terminal yang tidak kompatibel di seluruh dunia. Ambil keadaan dimana editor layar penuh yang diharapkan bekerja pada jaringan dengan bermacam-macam terminal, yang masing-masing memiliki layout layar yang berlainan, mempunyai cara urutan penekanan tombol yang berbeda untuk penyisipan dan penghapusan teks, memindahkan sensor dan sebagainya.

Contoh dari Application layer:

Gateway

Network components:

* Gateway

Protocols:

* DNS; FTP

* TFTP; BOOTP

* SNMP; RLOGIN

* SMTP; MIME;

* NFS; FINGER

* TELNET; NCP

* APPC; AFP

* SMB

Rabu, 27 Mei 2009

RESET PASSWORD LINUX

Lupa password root adalah hal yang dapat menggangu seorang administrator jaringan dalam mengadministrasi jaringan bersistem operasi linux,sehingga kegiatan dalam jaringan itupun akan tergangu.disini saya memposting sebuah artikel yang mungkin dapat sedikit membantu untuk mereset password root linux.

• REDHAT,FEDORA
1. Pada saat computer booting dan masuk pada jendela bootloader tekan tombol ‘e’ sehingga akan dibawah ke jendela boot yang lain
2. Kemudian pilih opsi ke-2 dan tekan ‘e’ lalu edit perintah tersebut tambahkan kata (spasi)single pada akhir perintah tersebut
3. Tekan enter untuk menyimpan perintah tsb,lalu tekan b untuk booting OS
4. Setelah itu kita akan dibawa ke sebuah console untuk merubah password root
sh-2.05b# passwd
changing password for root
new password:
re-type password
passwd: all authentication tokens updated successfully
sh-2.05b#reboot
5. Setelah reboot masuk ke system linux seperti biasa lalu coba login sebagai root dengan menggunakan password yang telah di ubah tadi

• SUSE
1. Pada saat computer booting dan masuk jendela grubloader ketikan esc,lalu ketikan perintah ‘init=/bin/bash’ tanpa tanda “ kemudian tekan enter
2. lalu system linux akan booting,pada saat itu masukan perintah perintah berikut
none> mount
none> mount –o remount,rw /
none> passwd
changing password for root
new password:
re-type password
passwd changing successfully
none>reboot
3. Setelah reboot masuk ke system linux seperti biasa lalu coba login sebagai root dengan menggunakan password yang telah di ubah tadi

• Ubuntu
1. tekan esc pada saat computer booting untuk melihat menu boot system linux
2. dari menu ini pilih opsi recovery mode
3. kemudian akan muncul jendela baru,lalu pilih root shell
4. kemudian kita akan otomatis menjadi root tinggal mengubah passwordnya saja
root# passwd
changing password for root
new password:
re-type password
passwd changing successfully
root>reboot
4. Setelah reboot masuk ke system linux seperti biasa lalu coba login sebagai root dengan menggunakan password yang telah di ubah tadi

• Debian
1. pada saat booting computer tekan tab atau ctrl untuk melihat opsi-opsi yang ada
2. ketikan perintah boot: linux init=/bin/bash
3. masukan perintah-perintah dibawah ini
# mount
#mount –n –o remount,rw /
#passwd
changing password for root
new password:
re-type password
passwd changing successfully
none>reboot
4. Setelah reboot masuk ke system linux seperti biasa lalu coba login sebagai root dengan menggunakan password yang telah di ubah tadi

• Mandrake
1. pada saat computer booting dan menampilkan jendela boot menu pilih opsi failsafe
2. kemudian kita otomatis langsung menjadi user root tinggal mengubah passwordnya saja
sh-2.05b# passwd
changing password for root
new password:
re-type password
passwd: all authentication tokens updated successfully
sh-2.05b#reboot
3. Setelah reboot masuk ke system linux seperti biasa lalu coba login sebagai root dengan menggunakan password yang telah di ubah tadi

WEB SERVER DAN INSTALLASI WORDPRESS PADA OPEN SUSE 11.0 DENGAN MEGGUNAKAN APACHE BAWAAN DARI OPEN SUSE

Dalam suatu jaringan komputer, tentu kita tidak asing lagi dengan istilah WEB Server. WEB Server merupakan wadah atau tempat pengelolaan dan penyimpanan suatu situs web yang telah di upload ke komputer server sehingga komputer client dapat memanfaatkan web tersebut untuk mencari informasi dan menggunakan layanan WEB tersebut. Adapun langkah-langkah untuk mengkonfigurasi WEB Server

adalah sebagai berikut :

1. Pastikan kita sudah membuat domain dan domain tersebut berjalan gunakan perintah nslookup domain.net.(baca cara buat dns server pada postingan server)

2. Pastikan paket-paket yang dibutuhkan (apache2,apache2_mod_php5,apache2_example_page,php5,mysql,php5_mysql)

terinstall dengan baik. Jika belum terinstall, bisa menggunakan

perintah :

[root@admin ~]# yast -i (nama paket yang akan diinstall)

3. Setelah semua paket terinstall dengan baik, edit script pada file /etc/apache2/default-server.conf

Ubah option none menjadi option all

4. setelah itu restart apache dengan perintah rcapache2 restart

5. cek web server,ketikan ip address webserver pada browser jika tampil tulisan It’s Works maka web server sudah berjalan,atau cek dengan browser text pada server dengan perintah links (ip address webserver)

6. Setelah web server berjalan dengan baik, tambahkan script baru

pada file /etc/apache2/httpd.conf dengan perintah :

[root@admin ~]# vi /etc/apache2/httpd.conf

Tambahkan scripts dibawah ini :

Dan pada bagian DirectoryIndex tambahkan index.php

Sehingga menjadi

DirectoryIndex index.php index.html index.html.var

Perintah tersebut digunakan agar server dapat membaca file php

7. Edit VirtualHost apache2

[root@admin ~]# cp /etc/apache2/vhost.d/vhost.template /etc/apache2/vhost.d/zulmi.conf

[root@admin ~]# vi /etc/apache2/vhost.d/zulmi.conf

Masukkan scripts dibawah ini :

NameVirtualHost 192.168.30.1:80

ServerAdmin admin@zulmi.net

DocumentRoot /srv/www/htdocs/public_html

ServerName www.zulmi.net


8. Untuk memeriksa apakah PHP sudah berjalan dengan baik atau

belum, buat scripts sederhana dengan perintah :

[root@admin ~]# vi /home/user/public_html/index.php

Masukkan scripts dibawah ini :

<? php

phpinfo ();

?>

9. buat link directory public_html

# ln –s /home/user/public_html/ -d /srv/www/htdocs/public_html

10. Setelah semua konfigurasi selesai, restart layanan apache dengan

perintah :

[root@admin ~]# rcapache2 restart

11. tambahkan perintah agar apache2 langsung berjalan saat PC dihidupkan

# chkconfig --add apache2

# chkconfig apache2 on

12. Untuk menguji WEB Server yang sudah dikonfigurasi, apabila lewat

teks atau konsole gunakan perintah links domain atau IP web server :

[root@admin ~]# links www.zulmi.net atau ipaddress

13. Apabila lewat GUI menggunakan mozilla, ketik alamat dari WEB

Server tersebut (www.domain.net).apabila muncul tampilan php info maka web server tsb sudah berjalan,cobalah install Content Management System(CMS) seperti joomla,wordpress,drupal,dll

14. mount flashdisk tempat CMS wordpress di simpan

[root@admin ~]# mount /dev/sdb1 /media

[root@admin ~]# cd /media

15. Extract CMS wordpress yang akan di install,jika belum punya downloadlah terlebih dahulu.Disini saya mengunakan paket wordpress V 2.0.5 yang berekstensi tar.gz(tarball)


[root@admin ~]# tar zxvf wordpress-2.0.5.tar.gz –C /home/user/public_html


16. buat link directory untuk wordpress

# ln –l /home/user/public_html/wordpress/ -d /srv/www/htdocs/wordpress

17. Edit VirtualHost dan arahkan DocumentRoot ke directory /srv/www/htdocs/wordpress

[root@admin ~]# vi /etc/apache2/vhost.d/zulmi.conf

ubah directoryroot ke /srv/www/wordpress


18. Beri hak akses user agar dapat megedit file-file pada directory wordpress


[root@admin ~]# chmod 777 /home/user/public_html/wordpress -R

19. Copy file wp-config-sample.php ke wp-config.php

[root@admin ~]# cp /home/user/public_html/wordpress/wp-config-sample.php /home/user/public_html/wordpress/wp-config.php

20. Edit file wp-config.php

[root@admin ~]# vi /home/user/public_html/wordpress/wp-config.php

Ubah beberapa script di bawah ini

define (‘DB_NAME’, ‘wordpress’); ----------->nama database

define (‘DB_USER’, ‘zulmi’); ----------->nama user mysql

define (‘DB_NAME’, ‘tkj’); ----------->password user mysql

define (‘DB_HOST’, ‘localhost’); ----------->nama komputer

21. Jalankan service mysql kemudian buat user dan database mysql

[root@admin ~]# rcmysql start

[root@admin ~]# mysql –u root –p

Password: (defaultnya kosong)

Buat user

mysql>CREATE USER ‘zulmi’@’localhost’ identified by ‘tkj’ ;

Query OK

Buat database

mysql>CREATE DATABASE wordpress ;

Query OK

Beri ijin akses pada user

Mysql>GRANT SELECT,INSERT,DELETE,UPDATE,CREATE,DROP ON wordpress.* TO ‘zulmi’@’localhost’ ;

SELECT (mengijinkan user untuk memilih data dari table database)

INSERT (mengijinkan user untuk memasukan data ke dalam table database)

DELETE (menghapus data pada database)

UPDATE (mengubah data dalam database)

CREATE (menulis data pada database)

DROP (menghapus table dalam database)

22. Setelah membuat database sekarang cobalah mengakses web server melalui client

Apabila muncul tulisan dibawah ini,maka wordpress telah berhasil di akses kemudian klik install.php

It doesn't look like you've installed WP yet. Try running install.php.

23. mulailah langkah pertama untuk meng install wordpress klik first step


24. Isikan judul Blog dan email address

25. Catatlah password yang diberikan wordpress untuk login ke administrator wordpress kemudian klik log in


26. masukan username admin dan passwordnya


27. klik my account untuk mengganti password admin, masukan password yang baru pada kolom update your password


28. setelah selesai keluarlah dari account tersebut, kemudian akses webserver


29. Jika muncul seperti gambar di atas berarti wordpress telah berhasil di install

WEB SERVER DAN INSTALLASI WRODPRESS PADA OPEN SUSE 11.0 DENGAN MEGGUNAKAN APACHE XAMPP LINUX 1.7

Untuk memudahkan seorang administrator Apache friends telah membuat sebuah paket yang dapat memudahkan seorang administrator yang bernama XAMPP apabila di linux bernama lampp.Didalam paket ini sudah terdapat paket-paket seperti apache ,mysql (phpmyadmin), proftpd, dll.Berikut adalah cara membuat web server dengan menggunakan Lampp 1.7

1. Install file xampp-linux-1.7.tar.gz,jika belum punya download terlebih dahulu

[root@admin ~]# tar xampp-linux-1.7.tar.gz –C /opt

2. Jalankan Lampp

[root@admin ~]# /opt/lamp/lamp restart

3. Cek layanan lampp dari client

4. Jika muncul tampilan xampp maka lamp sudah berjalan

5. Buat atau beri security(password) untuk lamp

[root@admin ~]# /opt/lamp/lamp security

Masukan password untuk lamp,mysql,proftpd.

6. Edit konfigurasi apache

[root@admin ~]# vi /opt/lamp/etc/httpd.conf

# Virtual host

#Include etc/extra/httpd-vhost.conf ------àhilangkan tanda pagar

7. Extract file wordpress-2.0.5.tar.gz

[root@admin ~]# tar zxvf wordpress-2.0.5.tar.gz –C /home/user/public_html

8. Edit VirtualHost

[root@admin ~]# vi /opt/lamp/etc/extra/httpd-vhost.conf

Edit script dibawah ini

NameVirtualHost IP address:80


ServerAdmin admin@domain.com

DocumentRoot /home/user/public_html/wordpress

ServerName domain.com

ServerAlias www.domain.com


Rabu, 25 Maret 2009

Sharing Local Drive(FOLDER/FILE)


Sharing local drive dimaksudkan untuk memberikan hak pakai pada komputer lain, sehingga anda dapat melihat isi dari komputer lain.

Langkah-langkah yang digunakan untuk menentukan sharing local drive ini adalah sebagai berikut :

1. Pada layar Desktop, klik dua kali (double click) pada shortcut My Computer dan di layar akan terlihat jendela My Computer.

2. Klik kanan pada Hard Disk Devices, misalnya drive D:, kemudian klik pilihan Sharing and Security. Perhatikan tampilan berikut ini :

  1. Kotak dialog drive D: akan terlihat di layar dan klik pada tab Sharing, Perhatikan tampilan berikut ini :

  1. Klik link If you understand the risk but still want to share the root of the drive, click here sehingga di layar akan terlihat kotak dialog seperti berikut :

  2. Klik pilihan Share this folder on the network, kemudian tentukan nama dari drive yang akan di sharing sehingga nama tersebut akan terlihat dan dapat dibaca oleh computer lain, misalnya DATA (D). Anda dapat menentukan sharing ini untuk computer-komputer lain dalam suatu jaringan.

  3. Klik tombol OK.

Sharing Printer

Instalasi driver printer

1.pilih pada pilihan yang pertama untuk otomatis, atau pilih pada pilihan kedua untuk menunjukkan tempat yang lebih spesifik.

2.Tunggu sebentar, system mencari file driver printer

Sebelum melakukan sharing printer,printer harus sudah terinstal driver,yang perlu mengindtal driver adalah komputer yang menjadi server

3.Hardware telah teridentifikasi (Update)

Server

  1. Klik tombol Start yang ada pada baris Taskbar, kemudian klik pilihan Printers and Faxes. Jendela Printer and Faxes akan terlihat di layer (perhatikan gambar dibawah ini).

  2. Klik menubar File, Sharing atau klik kanan mouse pada jenis printer yang akan disharing, kemudian klik pilihan Sharing… Perhatikan tampilan berikut :

  1. Klik tab Sharing, kemudian klik pilihan Share this Printer.

  2. Ketik nama printer yang dishare tersebut, misalnya Printer HP LaserJet 2100 PCL6. perhatikan tampilan berikut :

  1. Klik tombol OK.

Setelah proses sharing printer pada computer server dilakukan, maka langkah berikutnya adalah instalasi printer pada computer user/client. Pada bagian ini diasumsikan bahwa computer server bernama TRAINING dengan jenis printer yang telah dishare HP LaserJet 2100 PCL6.


Client

Langkah yang digunakan untuk instalasi printer pada user/client adalah sebagai berikut :

  1. Klik tombol Start yang ada pada baris Taskbar, kemudian klik pilihan Printers and Faxes.

Selain menggunakan cara di atas, Anda dapat menggunakan perintah pada jendela Control Panel, klik icon Printers and Other Hardware. Dil layar akan terlihat jendela Printers and Other Hardware, kemudian klik icon Printers and Faxes.

  1. Pada jendela Printers and Faxes, klik pilihan Add a Printer atau klik menubar File, kemudian klik pilihan Add Printer. Di layar akan terlihat jendela Add Printer Wizard. Perhatikan gambar dibawah ini :

  1. Klik tombol Next> untuk menampilkan kotak dialog berikutnya.

  2. klik pilihan A network printer, or a printer attached to another computer. Perhatikan tampilan berikut :

  1. Klik tombol Next> untuk melanjutkan pada langkah berikutnya, kemudian klik pilihan Browse for a printer. Perhatikan tampilan berikut :

  1. Klik tombol Next> untuk memilih jenis printer yang terinstal pada computer server dan telah dilakukan share. Misalnya computer server TRAINING dengan jenis printer HP LaserJet 2100 PCL6. Perhatikan tampilan berikut :

7. Klik tombol Next> untuk menampilkan kotak dialog berikutnya, kemudian printer yang Anda instalasi tersebut akan dijadikan sebagai standard penggunaan printer (default printer), maka klik pilihan Yes pada bagian do you want to use this printer? Perhatikan gambar berikut ini. Kemudian klik tombol Next> untuk menuju pada kotak dialog tersebut.

  1. Klik tombol Finish untuk mengakhiri proses instalasi tersebut. Perhatikan tampilan berikut yang berisi informasi proses instalasi printer.